Polisi Sebut Arum Sempat Melawan Sebelum Dibunuh

Polisi Sebut Arum Sempat Melawan Sebelum Dibunuh
Tri Ariyani Pupso Arum di sebelah kanan (dok. Instagram/@arum_efendi)

Berita Terkini - Korban pembunuhan di Kebon Jeruk, Tri Ariyani Puspo Arum disebut oleh polisi melakukan perlawanan kepada pelaku. Terlihat dari tangan sebelah kiri Arum terdapat luka yang menandakan Arum melakukan perlawanan.

Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Andryanto Randotama, Selasa (10/1/2017) mengatakan, "Satu luka terdapat di tangan sebelah kiri. Bukan luka dalam," seperti dilansir detikcom.

Beberapa luka terutama dibagian leher yang paling fatal, menyebabkan Tri Arum meninggal.

Andryanto mengatakan, "Yang fatal (luka) leher. Dua tusuk di sebelah kiri. Lalu, untuk resminya, nanti nunggu hasil autopsi."

Baca juga: Ini Profil Tri, Mahasiswi yang Diduga Dibunuh di Kebon Jeruk

Delapan saksi sudah diperiksa polisi hingga hari ini. Akan tetapi pihak keluarga belum memberikan keterangan kepada polisi.

Andryanto berkata, "Pihak keluarga masih shock, kita tidak memaksa. Tapi tadi mengatakan akan datang memberi keterangan. Kita buka 24 jam."

Kemarin hari Senin (9/1) sekitar pukul 09:00 WIB Tri Arum ditemukan tewas di kamar kosnya, di Jalan Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Zainal Abidin orang yang pertama menemukan jasad Tri pertama kali.
berita update