Adu Mulut dengan Trump, Wartawan CNN Sempat Diancam Diusir

Adu Mulut dengan Trump, Wartawan CNN Sempat Diancam Diusir

Berita Terkini - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan wartawan CNN Jim Acosta terlibat adu mulut dalam konfrensi pers yang berbuntut panjang. Juru bicara Trump sempat mengancam untuk mengusirnya keluar dari Trump Tower jika dia nekat bertanya, sebut Acosta.

Acosta kepada wartawan CNN lainnya, Wolf Blitzer dan Jake Tapper, dalam acara 'Inside Politics', seperti dilansir CNN, Kamis (12/1/2017) mengatakan, "Setelah saya bertanya dan ... meminta agar kami diberi kesempatan bertanya, Sean Spicer, calon sekretaris pers (Gedung Putih), sempat berkata kepada saya, jika saya bertanya lagi saya akan diusir keluar dari konferensi pers ini."

Adu Mulut dengan Trump, Wartawan CNN Sempat Diancam Diusir


Melalui akun Twitternya, @seanspicer, yang terverifikasi, Spicer menyebut perilaku Acosta termasuk kasar dan tidak menghormati. Spicer mengatakan, "Terlepas dari pihak manapun, perilaku @Acosta itu kasar, tidak pantas dan tidak menghormati. Dia berutang maaf pada @realDonaldTrump dan koleganya."


Ancaman Spicer dilontarkan setelah Acosta menekan Trump untuk melontarkan pertanyaan lanjutan setelah Trump menyerang CNN karena merilis laporan soal intelijen Rusia yang memiliki informasi keuangan dan informasi pribadi yang memojokkan Trump, pada Selasa (10/1) waktu setempat, sebut CNN.

Pekan lalu, informasi yang diberikan termasuk dalam penjelasan intelijen yang diberikan pada Presiden Barack Obama dan Trump. Bagaimana media dapat mengetahui soal isi penjelasan intelijen yang harusnya bersifat rahasia, Trump mencurigai hal itu.

Dalam konfrensi pers yang digelar di lobi Trump Tower, Manhattan pada Rabu (11/1) waktu setempat, Acosta dan Trump terlibat adu argumen. Acosta bertanya pada Trump, "T uan Presiden terpilih, karena Anda menyerang kantor berita kami, bisakah Anda memberi kami kesempatan?"

Trump langsung menolak Acosta, "Bukan Anda." Trump melanjutkan, "Organisasi Anda buruk ... Saya tidak akan memberikan kesempatan bertanya pada Anda ... Kalian itu berita palsu,"

Acosta merespon, "Tuan Presiden terpilih, hal itu sungguh tidak pantas." Perdebatan kemudian berakhir.

Adu Mulut dengan Trump, Wartawan CNN Sempat Diancam Diusir

Kepada rekan wartawan CNN, Acosta berbicara usai konfrensi pers, Acosta menyebut dirinya merasa punya kewajiban untuk mendorong Trump menjawab pertanyaan lanjutan soal intelijen Rusia itu, karena Trump sebelumnya menyerang CNN. Acosta menjelaskan, "Saya merasa baru akan adil jika kantor berita kita diserang lalu kita mendapat kesempatan untuk menanyakan pertanyaan lanjutan soal apa yang dimaksud Donald Trump."

Wartawan yang juga merupakan koresponden khusus Gedung Putih ini melalui akun Twitternya @Acosta, berusaha meredakan ketegangan. Kicaunya, "Saya telah meliput empat kampanye kepresidenan. Baik Demokrat maupun Republik. Hal seperti ini tidak pernah terjadi. Mari kita kurangi ketegangan, cari cara untuk bekerja bersama."
berita dunia terbaru

Sumber foto: REUTERS