Ini Penyebab WNA di Bali Dikeroyok Sekuriti Bar Versi Polisi
Berita Terkini - Turis asing yang bernama Argam Sarkisian (31) berasal dari Ukraina, merupakan korban pengeroyokan di bar La Favela, Bali, yang membuat korban buta permanen pada mata kanannya. Tiga orang dari empat pelaku sudah berhasil ditangkap polisi.
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo di kantornya, Denpasar, Bali, Kamis (12/1/2017) mengatakan, "Awalnya koban mencari hiburan di La Favela dan memesan minuman," seperti dilansir detikcom.
Korban yang saat itu memesan 4 shots minuman beralkohol merek Jameson dan 2 cola. Saat diminta tagihan, nilai yang tertera pada bon dari kasir senilai 680 ribu yang menurut korban terlalu mahal.
Hadi mengatakan, "Karena kemahalan dan komplain ke bartender, lalu dipisahkan. Rupanya korban keukeuh dan tidak mau bayar sehingga terjadi penganiayaan. Memang harga di menu La Favela segitu, tidak ada mark up harga."
Korban dan rekannya ditarik keluar oleh empat pria sekuriti La Favela yang terlihat pada rekaman CCTV, kemudian korban dipukul dengan tangan kosong sampai mengalami luka parah terutama pada mata sebelah kanan.
Hadi mengatakan, "Diduga korban mengalami kebutaan permanen di mata sebelah kanan tapi kita menunggu hasil visum."
Pelaku pengeroyokan Argam pada 11 Januri 2017 telah ditangkap polisi yaitu AA Ketut Agung Artawan, Putu Eka Nur Ardiawan dan I Putu Gede Septian Heriwardana. Sementara satu orang pelaku yang bernama Step masih dalam pengejaran polisi.
teks berita terbaru
Sumber foto: detik.com
